Hotline Sales 0895-1565-8000 · info@ipa.co.id

Operasional & Migrasi

Migration Service

Migrasi P2V, V2V, ke cloud, serta database dan aplikasi, dengan backup terverifikasi dan rencana rollback.

Migration Service dari IPA adalah jasa migrasi server, data, dan aplikasi dari satu platform ke platform lain: server fisik ke virtual machine, antar hypervisor, dari data center sendiri ke public cloud, atau database ke server baru. Hasil yang dikejar: aplikasi berfungsi normal di lingkungan baru, data utuh, dan operasional tetap berjalan selama perpindahan.

Tim kami mengerjakan migrasi dari awal sampai akhir: inventaris sistem, pemilihan metode, uji coba, cutover terjadwal, sampai validasi bersama pengguna. Karena IPA juga menyediakan server, storage, dan lisensi software, kebutuhan infrastruktur tujuan bisa disiapkan dalam satu penawaran tertulis. Layanan ini banyak dipakai perusahaan dan instansi yang mengganti server lama, berpindah platform virtualisasi, atau memindahkan sebagian beban kerja ke cloud.

Jenis migrasi

  • P2VServer fisik menjadi VM di hypervisor
  • V2VVM pindah ke hypervisor lain
  • On-premise ke cloudAWS, Azure, atau Google Cloud
  • Database dan aplikasiVersi, server, atau platform baru
AspekP2VV2VOn-premise ke cloudDatabase dan aplikasi
AsalServer fisikVM di hypervisor lamaServer atau VM di kantorServer database atau aplikasi
TujuanVM di hypervisorVM di hypervisor lainAWS, Azure, atau Google CloudServer, versi, atau platform baru
ContohServer lama ke VMware atau ProxmoxVMware ke Proxmox, Hyper-V ke VMwareWeb dan aplikasi ke region JakartaUpgrade SQL Server, pindah ke VM baru
Perhatian utamaDriver dan kompatibilitas OSFormat disk dan driverBandwidth, biaya, dan keamananKonsistensi data dan versi
Cocok bilaHardware mendekati akhir masa pakaiIngin ganti platform virtualisasiButuh skala fleksibelAplikasi perlu performa atau versi baru

Banyak proyek menggabungkan beberapa jenis sekaligus, misalnya P2V untuk server lama lalu sebagian VM dipindahkan ke cloud. Metode final ditentukan setelah assessment. Untuk perpindahan khusus ke Proxmox VE, lihat jasa migrasi Proxmox.

Lingkup pekerjaan

  1. InventarisServer, aplikasi, dependensi
  2. Infrastruktur tujuanHypervisor atau akun cloud
  3. Konversi & replikasiJeda cutover tetap singkat
  4. VerifikasiData, DNS, IP, sertifikat

Rencana rollback disiapkan sebelum cutover sebagai langkah pengaman.

  • Inventaris server, VM, aplikasi, database, dan dependensi jaringannya
  • Penilaian kapasitas dan perhitungan kebutuhan infrastruktur tujuan
  • Penyiapan server, hypervisor, atau akun cloud tujuan beserta jaringan dan keamanannya
  • Konversi P2V dan V2V, termasuk penyesuaian driver dan konfigurasi sistem operasi
  • Replikasi atau sinkronisasi data agar jeda cutover tetap singkat
  • Migrasi database dengan verifikasi jumlah record dan integritas data
  • Migrasi file server dan hak akses folder
  • Penyesuaian DNS, IP, firewall, dan sertifikat SSL di lingkungan baru
  • Rencana rollback bila hasil uji belum sesuai
  • Dokumentasi as-built dan serah terima ke tim IT

Tahapan migrasi

  1. Konsultasi dan assessment sistem yang akan dipindahkan
  2. Rencana migrasi: metode, urutan, maintenance window, dan langkah rollback
  3. Penawaran tertulis untuk jasa, hardware, dan lisensi yang dibutuhkan
  4. Backup penuh dan verifikasi backup sebelum perpindahan dimulai
  5. Uji coba migrasi dengan sistem yang tidak kritis
  6. Migrasi produksi sesuai jadwal, lalu validasi aplikasi bersama pengguna
  7. Serah terima, monitoring pasca migrasi, dan dukungan purna jual

Platform yang didukung

Kami bekerja dengan platform virtualisasi VMware, Microsoft Hyper-V, Proxmox, dan Vates XCP-ng, serta sistem operasi Windows Server dan Linux. Untuk cloud, migrasi diarahkan ke AWS, Microsoft Azure, atau Google Cloud. Ketiganya memiliki region di Jakarta, sehingga data bisa tetap disimpan di Indonesia bila kebijakan perusahaan atau regulasi seperti UU Pelindungan Data Pribadi mengharuskannya.

Backup sebelum dan sesudah migrasi bisa memakai Veeam atau Veritas. Bila server tujuan perlu diganti, kebutuhan hardware dibahas di server system solution.

Brand terkait

  • VMware
  • Microsoft Hyper-V
  • Proxmox
  • Vates
  • Veeam
  • Veritas

Pertanyaan umum

Berapa biaya jasa migrasi server?

Biaya bergantung pada jumlah server dan VM, ukuran data, jenis migrasi, serta kebutuhan hardware atau lisensi di lingkungan tujuan. Setelah assessment, kami menyusun penawaran tertulis dengan rincian lingkup pekerjaan yang jelas. Faktur pajak dan dokumen pengadaan tersedia untuk perusahaan maupun instansi.

Apa perbedaan migrasi P2V dan V2V?

P2V mengubah server fisik menjadi virtual machine, sehingga sistem operasi, aplikasi, dan data di server lama bisa berjalan di hypervisor tanpa instalasi ulang. V2V memindahkan VM yang sudah ada dari satu hypervisor ke hypervisor lain, misalnya dari VMware ke Proxmox, dengan konversi format disk dan penyesuaian driver.

Bagaimana memastikan data tidak hilang saat migrasi?

Sebelum migrasi, seluruh sistem di-backup dan backup tersebut diuji bisa di-restore. Setelah data dipindahkan, kami membandingkan jumlah file, ukuran, dan jumlah record database antara sumber dan tujuan. Sistem lama tetap disimpan sampai hasil migrasi lolos uji, sehingga rollback selalu tersedia.

Apakah migrasi bisa dilakukan saat sistem masih beroperasi?

Bisa. Sebagian besar persiapan, termasuk sinkronisasi data awal, berjalan saat sistem tetap dipakai. Downtime terjadi saat cutover akhir dan dijadwalkan di luar jam kerja sesuai kesepakatan. Untuk sistem yang sangat kritis, cutover bisa dipecah per aplikasi agar dampaknya lebih kecil.

Cloud mana yang sebaiknya dipilih?

Pilihan bergantung pada aplikasi yang dipakai, kebutuhan lokasi data, keahlian tim, dan perkiraan biaya bulanan. Perusahaan yang banyak memakai produk Microsoft sering memilih Azure, sementara aplikasi lain bisa lebih cocok di AWS atau Google Cloud. Kami membuat perbandingan biaya dan arsitektur sebelum keputusan diambil.

Bagaimana dengan lisensi software setelah migrasi?

Lisensi Windows Server, SQL Server, dan aplikasi lain perlu dicek apakah bisa dipindahkan ke lingkungan baru atau harus diganti dengan skema lain, terutama saat pindah ke cloud. Kami memeriksa hal ini saat assessment dan dapat menyediakan lisensi resmi yang dibutuhkan melalui IPA.

Apakah layanan migrasi tersedia di luar Jakarta?

Ya. Kami melayani migrasi di seluruh Indonesia. Assessment dan sebagian besar pekerjaan bisa dilakukan secara remote, sementara pekerjaan fisik seperti instalasi server baru atau pemindahan perangkat dilakukan oleh tim yang datang ke lokasi.

Chat Sales