WhatsApp Sales 0896-8873-8000 · info@ipa.co.id

Butuh website atau aplikasi bisnis? Website & aplikasi bisnis: Kunjungi SiruWeb →

Sistem Operasi

Microsoft Windows Indonesia

Lisensi Windows 11 Pro dan Enterprise untuk PC kantor serta Windows Server 2025 dan CAL untuk server, lewat jalur OEM, CSP, atau volume licensing, lengkap dengan instalasi dan aktivasi.

Microsoft Windows dipakai di hampir semua PC kantor dan di banyak server perusahaan. Untuk bisnis, pilihannya adalah Windows 11 Pro atau Enterprise di sisi PC, dan Windows Server 2025 Standard, Datacenter, atau Essentials di sisi server, ditambah CAL untuk setiap pengguna yang mengakses server.

IPA adalah reseller lisensi Microsoft Windows di Indonesia. PT Informatika Perkasa Abadi menyediakan lisensi Windows 11, Windows Server, dan CAL untuk perusahaan, BUMN, instansi, kampus, dan rumah sakit, lewat jalur OEM, CSP, atau volume licensing sesuai kebutuhan. Tim kami juga memasang dan mengaktivasinya, dari PC baru sampai server Active Directory.

Produk Microsoft Windows

Microsoft Windows Windows 11 Pro

Windows 11 Pro

Edisi bisnis standar: BitLocker, Windows Hello for Business, join domain, Group Policy, Entra ID, Intune, dan Autopilot. Tersedia OEM atau upgrade.

Cocok untuk: PC dan laptop kantor.

Minta harga

Windows 11 Enterprise E3

Langganan per user di atas Windows Pro: Credential Guard, Always On VPN, Autopatch, hak 5 perangkat per user, dan akses Azure Virtual Desktop.

Cocok untuk: perusahaan dengan tim IT terpusat.

Minta harga

Windows 11 Enterprise E5

Semua fitur Enterprise E3 ditambah Microsoft Defender for Endpoint Plan 2 untuk deteksi, investigasi, dan respons serangan di endpoint.

Cocok untuk: organisasi dengan tim keamanan atau SOC.

Minta harga

Windows 11 Enterprise LTSC

Versi Enterprise yang hanya menerima update keamanan dan perbaikan kritis, tanpa pembaruan fitur tahunan.

Cocok untuk: mesin produksi, kiosk, dan perangkat medis atau kasir.

Minta harga
Microsoft Windows Windows Server 2025 Standard

Windows Server 2025 Standard

Lisensi per core dengan hak 2 VM per lisensi, Hyper-V, Failover Clustering, dan Storage Replica terbatas.

Cocok untuk: server fisik atau host dengan sedikit VM.

Minta harga

Windows Server 2025 Datacenter

Lisensi per core dengan hak VM tanpa batas, Storage Spaces Direct, SDN, dan host Shielded VM.

Cocok untuk: cluster virtualisasi dan data center.

Minta harga

Windows Server 2025 Essentials

Edisi untuk usaha kecil hingga 25 user dan 50 perangkat, pada server satu prosesor maksimal 10 core. Dijual bersama server baru.

Cocok untuk: kantor kecil dengan satu server.

Minta harga

Windows Server CAL, RDS CAL & External Connector

Lisensi akses per user atau per perangkat ke Windows Server, ditambah RDS CAL untuk Remote Desktop dan External Connector untuk pengguna eksternal.

Cocok untuk: setiap pembelian Windows Server per core.

Minta harga

Windows 11 Home

Edisi Windows 11 untuk pemakaian pribadi dan rumah, tersedia OEM atau retail, dan bisa di-upgrade ke Windows 11 Pro.

Cocok untuk: laptop dan PC pribadi.

Minta harga

Windows 11 untuk bisnis

Windows 11 Pro sudah terpasang di sebagian besar laptop dan PC bisnis. Edisi ini cukup untuk banyak kantor: BitLocker, Windows Hello for Business, join ke domain Active Directory atau Microsoft Entra ID, Group Policy, pengelolaan lewat Intune, dan Windows Autopilot untuk menyiapkan laptop baru dari jarak jauh. Hyper-V juga tersedia di Pro untuk kebutuhan uji dan pengembangan.

Windows 11 Enterprise dijual sebagai langganan per user di atas lisensi Windows Pro yang sudah ada di perangkat. Dengan subscription activation, PC Pro naik ke Enterprise otomatis tanpa memasang ulang atau mengelola product key. Enterprise E3 menambah Credential Guard, Personal Data Encryption, Always On VPN, Windows Autopatch, dan Universal Print. Enterprise E5 menambah Microsoft Defender for Endpoint Plan 2.

Untuk mesin yang tidak boleh berubah, seperti PC produksi, kiosk, atau perangkat medis, ada Windows 11 Enterprise LTSC yang hanya menerima update keamanan.

Windows Server 2025

Windows Server 2025 menjalankan layanan inti perusahaan: Active Directory, file server, DNS dan DHCP, Remote Desktop, aplikasi bisnis, dan virtualisasi dengan Hyper-V. Rilis ini mendukung hingga 2.048 logical core, hotpatching lewat Azure Arc, serta Secured-core server pada hardware yang mendukungnya.

  • Standard untuk server fisik atau host dengan sedikit VM. Satu lisensi memberi hak 2 VM Windows Server.
  • Datacenter untuk host virtualisasi yang padat dan cluster, dengan hak VM tanpa batas serta Storage Spaces Direct.
  • Essentials untuk usaha kecil hingga 25 user dan 50 perangkat. Edisi ini dijual bersama server baru dari produsen hardware.

Untuk virtualisasi, lihat juga halaman Microsoft Hyper-V yang membahas cluster dan migrasi VM lebih rinci.

Perbandingan edisi

Windows 11 Home, Pro, dan Enterprise

FiturHomeProEnterprise E3Enterprise E5
Model lisensiPer perangkatPer perangkatLangganan per userLangganan per user
SaluranOEM, retailOEM, retail, upgrade volumeVolume, CSPVolume, CSP
BitLocker dan Windows Hello for Business-✓✓✓
Join domain, Entra ID, Intune, Autopilot-✓✓✓
Credential Guard--✓✓
Always On VPN dan DirectAccess--✓✓
Windows Autopatch dan Universal Print--✓✓
Hak 5 instance Windows per user--✓✓
Hak Azure Virtual Desktop dan Windows 365--✓✓
Hak memakai Enterprise LTSC--✓✓
Defender for Endpoint Plan 2---✓

Windows Server 2025 Standard dan Datacenter

FiturStandardDatacenter
Model lisensiPer core + CALPer core + CAL
Hak VM Windows Server2 per lisensiTanpa batas
Container Hyper-V2Tanpa batas
Hyper-V dan Failover Clustering✓✓
Storage Replica1 volume hingga 2 TBTanpa batas
Storage Spaces Direct-✓
Network Controller (SDN)-✓
Host Shielded VM-✓
HotpatchingAdd-on Azure ArcAdd-on Azure Arc

Windows 11 Home ditujukan untuk perangkat pribadi; laptop kantor yang perlu join domain atau Intune memakai Pro. Windows 11 Pro cukup untuk sebagian besar kantor. Enterprise E3 layak saat Anda butuh keamanan identitas yang lebih ketat dan pengelolaan update otomatis, dan E5 saat tim keamanan perlu EDR. Di server, Datacenter mulai lebih hemat ketika jumlah VM Windows per host terus bertambah. Rincian fitur ada di perbandingan edisi Windows Server.

Model lisensi

Windows dijual lewat beberapa jalur, dan jalurnya menentukan hak pakai lisensi.

  • OEM: Windows 11 Pro terpasang di PC baru, dan Windows Server ikut dibeli bersama server. Lisensi OEM terikat ke perangkat tersebut.
  • Volume licensing dan CSP: untuk perusahaan yang membeli banyak lisensi, upgrade Windows 11 Pro, langganan Windows Enterprise, serta Windows Server dan CAL, dengan opsi Software Assurance.
  • Windows Server Standard dan Datacenter dilisensikan per core fisik, minimal 8 core per prosesor dan 16 core per server. Semua core wajib berlisensi.
  • Standard bisa ditumpuk: lisensikan ulang semua core untuk menambah 2 VM lagi.
  • Lisensi per VM tersedia, minimal 8 core per VM, untuk pemilik langganan atau Software Assurance aktif.
  • Setiap user atau perangkat yang mengakses server butuh Windows Server CAL dengan versi yang sama atau lebih baru dari servernya. Remote Desktop butuh RDS CAL tambahan.
  • External Connector menggantikan CAL untuk pengguna eksternal, dihitung per server fisik.
  • CAL tidak diperlukan untuk workload web publik atau akses antar server yang sudah berlisensi.
  • Lisensi Datacenter boleh dipakai untuk menjalankan Standard atau versi sebelumnya (downgrade rights).

Untuk penawaran yang akurat, kirimkan:

  • jumlah PC dan laptop, serta edisi Windows yang terpasang sekarang
  • jumlah user bila mempertimbangkan Windows Enterprise
  • jumlah server fisik, prosesor, dan core per prosesor
  • jumlah VM Windows Server per host
  • jumlah user atau perangkat yang mengakses server, termasuk kebutuhan Remote Desktop
  • lisensi yang sudah dimiliki dan jalur pembeliannya

Layanan IPA

Tim IPA mengerjakan sisi teknis lisensi Windows sampai siap dipakai.

  • Instalasi Windows Server, Active Directory, DNS, DHCP, dan file server
  • Konfigurasi Group Policy, Remote Desktop Services, dan license server RDS
  • Upgrade PC dari Windows 10 ke Windows 11 dan penyiapan Autopilot atau Intune
  • Migrasi server lama ke Windows Server 2025 lewat migration service
  • Pengadaan server lengkap dengan OS di server system solution
  • Audit lisensi Windows dan CAL yang sudah ada sebelum pembelian tambahan

Membandingkan OS server lain? Lihat juga Red Hat Enterprise Linux. Untuk backup server Windows, lihat Veeam.

Pertanyaan umum

Berapa harga lisensi Windows 11 Pro dan Windows Server 2025?

Harga tergantung edisi, jalur pembelian (OEM, CSP, atau volume licensing), jumlah core server, jumlah CAL, dan opsi Software Assurance. Windows Server Standard untuk server 16 core dan Datacenter untuk host 64 core tentu berbeda jauh. Kirim kebutuhan Anda lewat formulir di halaman ini, dan kami membalas dengan penawaran tertulis.

Pilih Windows 11 Pro atau Enterprise?

Pro cukup untuk kantor yang memakai domain, BitLocker, dan Intune. Pilih Enterprise E3 bila Anda butuh Credential Guard, Always On VPN, update otomatis lewat Autopatch, atau hak Azure Virtual Desktop. Enterprise berbentuk langganan per user dan tetap memerlukan Windows Pro di setiap perangkat sebagai dasar.

Pilih Windows Server Standard atau Datacenter?

Hitung jumlah VM Windows Server di setiap host. Standard memberi 2 VM per lisensi dan bisa ditumpuk. Jika tumpukan Standard sudah mendekati biaya Datacenter, atau Anda membangun cluster dengan Storage Spaces Direct, Datacenter lebih masuk akal. Kami bisa menghitungkan kedua skenario dalam satu penawaran.

Berapa CAL yang saya perlukan?

Satu CAL untuk setiap user atau perangkat yang mengakses Windows Server. CAL per user cocok bila satu orang memakai beberapa perangkat, sedangkan CAL per perangkat cocok untuk PC yang dipakai bergantian, misalnya per shift. Akses Remote Desktop butuh RDS CAL tambahan, dan CAL harus berversi sama atau lebih baru dari servernya.

Apa beda lisensi OEM, CSP, dan volume licensing?

Lisensi OEM terpasang atau dibeli bersama hardware dan tidak bisa dipindah ke perangkat lain. CSP dan volume licensing dibeli terpisah dari hardware, cocok untuk pembelian dalam jumlah banyak, dan membuka opsi seperti Software Assurance, langganan Enterprise, serta lisensi per VM. Kami membantu memilih jalur yang paling pas dengan kebutuhan Anda.

Apakah PC Windows 10 bisa di-upgrade ke Windows 11 Pro?

Bisa, selama hardware memenuhi syarat Windows 11 seperti TPM 2.0 dan prosesor yang didukung. PC dengan Windows 10 Pro berlisensi bisa naik ke Windows 11 Pro, dan tersedia juga lisensi upgrade Pro lewat volume licensing. Untuk PC yang tidak memenuhi syarat, kami bisa menawarkan unit baru dari Dell atau Lenovo.

Mencari distributor Microsoft Windows di Indonesia?

Perusahaan dan instansi bisa membeli lisensi Windows 11, Windows Server, dan CAL asli melalui IPA. Kami adalah reseller lisensi Microsoft yang menyiapkan penawaran tertulis, faktur pajak, dan dokumen pengadaan lengkap untuk tender atau PO, lalu membantu instalasi dan aktivasi di lokasi Anda di seluruh Indonesia.

Brand lain di Sistem Operasi

Lihat kategori
  • Red Hat Enterprise Linux
Minta hargaWhatsApp
Chat Sales