Serangan siber seperti ransomware dan malware semakin masif dan menargetkan endpoint perusahaan sebagai pintu masuk utama. Tanpa sistem keamanan terpusat, risiko kebocoran data dan downtime bisnis sulit dihindari. Bitdefender Endpoint Security melalui GravityZone hadir sebagai solusi perlindungan multi-layer yang mudah dikelola oleh tim IT perusahaan.
Bitdefender Endpoint Security adalah solusi keamanan endpoint berbasis GravityZone yang dirancang untuk melindungi perangkat perusahaan (PC, server, laptop, dan virtual machine) dari malware, ransomware, dan ancaman siber lanjutan melalui satu konsol manajemen terpusat.
Persiapan Sebelum Deployment Bitdefender GravityZone
Sebelum melakukan instalasi, pastikan beberapa hal berikut telah siap:
- Akses & Lisensi
Login ke GravityZone Control Center
Lisensi Bitdefender aktif dan sudah dimasukkan di menu
Administration > Licensing
- Spesifikasi Minimum Endpoint
RAM: Minimal 2 GB (4 GB direkomendasikan untuk EDR)
Storage: Minimal 2.5 GB ruang kosong
OS: Windows 11, Windows Server 2016 ke atas, macOS, dan Linux populer
Panduan langkah demi langkah deploy Bitdefender Endpoint security di jaringan perusahaan. Tutorial praktis dengan topologi jaringan, konfigurasi oprimal dan tips troubleshooting untuk tim IT.
Tahap Pertama, Konfigurasi Installation Package, yaitu:
Masuk ke menu Network > Installation Packages
Klik Create
General
Beri nama paket (contoh: Standard_Security)
Pilih bahasa
Modules (Wajib):
Antimalware
Advanced Threat Control
Advanced Anti-Exploit
Firewall & Network Protection (Content Control & Antiphishing)
EDR Sensor (jika tersedia)
Additional Settings
Centang Remove Competitors untuk menghapus antivirus lama otomatis
Scan Mode
Pilih Automatic agar sistem menentukan metode scan terbaik
Deployer
Pastikan terhubung ke Bitdefender Cloud
Klik Save
Tahap kedua, Cara Eksekusi Deployment ke endpoint, Bitdefender menyediakan beberapa metode deployment sesuai kondisi perusahaan:
- Download Manual (On-site IT Support)
Unduh file installer.exedan distribusikan via flashdisk atau shared folder internal. - Send Download Links (Karyawan Remote)
Kirim link instalasi langsung ke email karyawan untuk self-installation.
- Remote Install (Network Inventory)
Deploy langsung dari GravityZone ke endpoint yang terdeteksi di jaringan (ideal untuk Active Directory).
Tahap ketiga, Poicy dalam Bitdefender GravityZone.
Policy adalah kunci utama keamanan. Tanpa policy, endpoint hanya berjalan dengan konfigurasi default. Berikut cara Setup Policy
Buka menu Policies.
Klik Add untuk membuat aturan baru atau klik pada policy yang sudah ada (seperti “test-policy”, “demo-policy” atau “deploy-policy” di gambar Anda).
Di dalam Policy, Anda bisa mengatur:
Exclusions: Mengecualikan folder aplikasi kantor agar tidak terdeteksi virus.
Web Traffic: Memblokir situs judi atau media sosial pada jam kantor.
General: Memberikan password saat antivirus akan di-uninstall oleh user.
Setelah Policy dibuat, Anda harus menugaskannya ke komputer atau grup tertentu:
Kembali ke menu Network.
Centang komputer atau grup (misal folder “SAL” atau “jakarta” di gambar Anda).
Klik kanan pada nama komputer/grup tersebut.
Pilih Assign Policy.
Pilih nama Policy yang telah Anda buat, lalu klik Finish.
Status di kolom Applied Policy akan berubah sesuai nama policy tersebut.
Best Practices Deploy Bitdefender di Perusahaan
Gunakan Relay Server di setiap cabang untuk menghemat bandwidth
Aktifkan Assignment Rules agar endpoint baru otomatis mendapat policy
Pastikan Ransomware Mitigation aktif untuk perlindungan data maksimal
Catatan Penting: Perhatikan kolom Security Issues di menu Network Anda. Jika statusnya “Managed with issues”, segera cek apakah ada modul yang belum aktif atau komputer butuh restart setelah instalasi.
Dengan konfigurasi dan deployment yang tepat, Bitdefender Endpoint Security melalui GravityZone mampu memberikan perlindungan menyeluruh terhadap ancaman siber modern sekaligus memudahkan tim IT dalam pengelolaan endpoint.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Bitdefender di Indonesia, silahkan kontak kami


